Jumat, 27 Juni 2014

NAIK KELAS 11 (2 SMA) JANGAN SAMPAI SALAH PILIH JURUSAN

NAIK KELAS 11 (2 SMA) JANGAN SAMPAI SALAH PILIH JURUSAN




Halo sahabat dimana pun anda berada, senang rasanya jari-jari tangan saya "Mas Hardworker" bisa kembali menari di atas keyboard netbook saya hahaha. Pada kali ini topik yang akan saya sampaikan lebih mengarah kepada kaum remaja (saya juga remaja hehehe), khususnya adik-adik yang baru saja naik kelas dari kelas 10 ke kelas 11 SMA. Sebelumnya kaka berikan ucapan selamat kepada seluruh adik-adik yang telah naik ke kelas 11,proficiat !!! Terus berjuang dan tetap semangat mengejar mimpi kalian, perjalanan kalian masih panjang !!!



Ya adik-adikku sekalian, kalian tentunya sudah mengerti suatu masalah yang membuat kalian kebingungan, galau berat, dan pusing abis belakangan ini setelah kenaikan kelas, yaitu pilih jurusan untuk kelas 11 nanti. Mungkin mayoritas adik-adik sekalian telah memilih jurusan dan telah ditetapkan jurusannya semenjak pengambilan rapor ya, tapi gapapa deh blog ini kaka tujukan juga bagi para kelas 10 yang baru masuk SMA. Walaupun membuat bingung, galau berat, dan pusing abis, tetapi adik-adik sekalian jangan lantas berpasrah diri dan tidak mau memikirkan persoalan tersebut dengan serius. Malah seharusnya sebaliknya, adik-adik harus memikirkan persoalan tersebut secara tajam dan matang-matang. Karena jika kalian sampai salah jurusan akibatnya bukan hanya jangka pendek lho tetapi jangka panjang. Memikirkan untuk mengambil jurusan yang tepat memang urusan pribadi setiap siswa, tetapi nasihat orang tua, guru BK,nilai rapor dan hasil psikotes juga harus dijadikan bahan pertimbangan untuk menambah tingkat kematangan dari sebuah keputusan yang akan kalian ambil.

Kaka punya beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan pilihan jurusan kalian, yaitu :

1.)  Kalian harus punya rencana ke masa depan, ingin berprofesi sebagai apakah kalian, ingin melanjutkan kuliah di bidang apakah kalian. Ini sangat penting, karena dengan memiliki arah dan tujuan yang pasti serta jelas, kita akan lebih bersemangat dan terstruktur di dalam mempelajari setiap hal yang diajarkan di kelas 11 nanti. Ketika kalian tidak memiliki arah dan tujuan yang pasti, tentunya kalian akan lebih terpontang-panting dan kebingungan di tengah perjalanan studi kalian di kelas 11. Dan parahnya lagi kalian akan keteteran di kelas 12.

2.) Renungi serta lihat minat dan kemampuan diri sendiri, kira-kira kalian memiliki kelebihan dan minat yang luar biasa di mata pelajaran apa. Salah satu caranya adalah dengan melihat isi rapor adik-adik sekalian, lihat baik-baik di mata pelajaran apa saja kalian mendapat nilai di atas rata-rata/nilai yang tinggi. Lalu juga renungi kira-kira pada mata pelajaran apa saja kalian memiliki minat yang sangat tinggi. Ingat, minat bisa sangat menentukan hasil kalian. Atau jika nilai-nilai kalian tinggi di semua mata pelajaran, minat bisa menjadi kata kunci terakhir untuk menentukan jurusan yang akan dipilih.

3.) Lihat dan pelajari hasil psikotes kalian. Kalau yang satu ini tentu tidak semua sekolah memfasilitasi psikotes untuk para siswanya yang akan menentukan jurusan, tetapi kebetulan di sekolah saya memfasilitasi psikotes. Jika sekolah kalian memfasilitasi psikotes, tentunya kalian harus memperhatikan secara cermat dimana letak kelebihan dan minat kalian masing-masing dari yang ditampilkan pada hasil psikotes. Walaupun perlu digaris bawahi bahwa hasil psikotes itu tidak sepenuhnya (100%) menggambarkan diri kita yang sesungguhnya, tetapi paling tidak mendekati.

4.) Konsultasikan kepada orang tua. Ya, setelah memperhatikan ketiga hal di atas, maka yang keempat adalah konsultasikan ketiga hal di atas kepada orang tua. Mintalah pendapat kira-kira kalian harus memilih jurusan apa. Tetapi perlu diperhatikan bahwa pendapat orang tua jangan dimakan mentah-mentah, artinya pendapat orang tua itu hanya sebagai bahan pertimbangan kalian di dalam mengambil keputusan saja. Jangan tergiur atas kata-kata bahwa jurusan X memiliki prospek ke depan yang luas dan menjanjikan. Tetapi yang sangat penting sebenarnya bukan hal itu adik-adik sekalian. Yang terpenting adalah minat dan kemampuan kalian. Jika kalian memiliki minat dan kemampuan yang tinggi pada suatu mata pelajaran, pasti nantinya kalian akan berprestasi, dan dengan prestasi tersebut tentunya prospek kalian ke depannya baik itu melanjutkan ke perguruan tinggi maupun bekerja akan lebih luas. Perlu diingat !!! Jangan perhatikan prospek tetapi perhatikan minat dan kemampuan kalian ! Bayangkan jika kalian misalnya masuk ke jurusan X yang katanya prospek ke depannya lebih luas dan menjanjikan, tetapi kalian tidak memiliki minat dan kemampuan pada mata pelajaran di dalamnya, tentu dan pasti itu akan menyiksa kalian, dan kalian akan drop serta tidak berprestasi. Nah, akhirnya prospek yang katanya luas pun akan menjadi sangat sempit malahan tertutup bagi kita.

5.) Konsultasikan kepada guru BK (Bimbingan Konseling). Ini juga cukup penting untuk lebih memantapkan keputusan adik-adik sekalian. Apalagi bagi kalian yang sebenarnya ingin memilih jurusan X, tetapi orang tua mengharuskan kalian memilih jurusan Y. Ini tentunya sebuah masalah yang cukup besar bagi masa depan kalian. Ketika menghadapi situasi tersebut kalian harus ingat bahwa yang menjalani studi itu kalian, bukan orang tua kalian. Bukannya tidak menghormati orang tua, tetapi tentunya orang tua akan lebih bangga jika kita berprestasi di kemudian hari, bukan tersiksa dan mengeluh karena selalu mendapat hasil buruk.


Ya itu kelima hal yang harus benar-benar kalian perhatikan. Sebenarnya masih banyak lagi hal untuk menjadi bahan pertimbangan adik-adik sekalian, tetapi kiranya kelima hal tersebut sudah dapat mewakili.
Oh iya, yang kalian juga harus ingat adalah : "Jangan peduli apa kata orang tentang jurusan yang akan kalian pilih, ingat bahwa semua jurusan itu sama dan setara, buktikan prestasi kalian pada jurusan yang telah kalian pilih. Orang yang sukses bukan hanya orang yang memilih jurusan X saja"

Untuk adik-adik yang baru naik kelas 11 dan telah menentukan jurusan kiranya bisa direnungkan lagi apa keputusan adik benar-benar tepat, jika merasa tidak tepat segeralah minta pindah jurusan sejak dini (biasanya sekolah masih memberikan toleransi untuk pindah jurusan di 2 atau 3 bulan pertama masa studi). Untuk adik-adik yang baru masuk SMA atau kelas 10, silahkan mulai perhatikan kelima hal di atas, sehingga pada saatnya nanti kalian sudah mantap dan matang dalam menentukan jurusan.

Kiranya itu yang dapat "Mas Hardworker" sampaikan pada kesempatan kali ini, mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah dalam artikel ini, saya hanya berniat membantu dan memberi pandangan lebih kepada para pembaca sekalian. Terima kasih sudah membaca dan sampai jumpa pada artikel-artikel saya selanjutnya. Salam HARDWORK ! :D

Gambar : (www.images.google.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar