BERSYUKUR ADALAH KEBAHAGIAAN SEJATI
Halo sahabat pembaca dimana pun anda berada, senang sekali rasanya bisa kembali menulis artikel di blog tercinta saya ini. Kali ini "Mas Hardworker" akan mencoba menjadi seorang motivator (Motivator Newbie pastinya hehe :D) dengan membahas mengenai "Bersyukur adalah kebahagiaan sejati". Sebelumnya saya mohon maaf apabila pemikiran yang akan saya sampaikan ini mungkin masih terlalu sempit bagi sahabat sekalian, yang jelas saya hanya berniat ingin memotivasi sahabat sekalian dengan pemikiran dan pengalaman yang saya peroleh.
Emm... Pertama fokus pembahasan kita adalah pada kata "Bersyukur". Pasti sahabat sekalian tau dong apa yang namanya bersyukur itu, pasti juga pernah melakukannya baik dengan lisan, tulisan, maupun doa. Tapi pernahkah sahabat sekalian menyadari bahwa sesungguhnya dengan bersyukur kita akan dibawa pada suasana kebahagiaan sejati? Ya tidak banyak orang yang menyadari akan hal ini. Mungkin sebagian orang akan berkata bahwa kebahagiaan sejati dapat dicapai setelah kita memperoleh materi, kuasa, dan kedudukan. Ketika kita mendengar maupun melihat kata "materi, kuasa, dan kedudukan" yang ada dalam pikiran kita adalah ketiga hal ini sangat duniawi serta manusiawi. Dan faktanya hal-hal yang bersifat duniawi serta manusiawi itu sifatnya hanya sementara. Ya benar, itu memang hanya sementara. Sebagai contoh, seseorang telah mencapai dan memperoleh harta, kuasa, serta kedudukan, dan dengan apa yang ia capai tersebut, ia berkata bahwa dirinya telah memperoleh kebahagiaan sejati. Tetapi suatu saat orang tersebut kehilangan harta, kuasa, serta kedudukan dengan tiba-tiba. Lalu dengan kondisinya sekarang ia dapat berkata bahwa kebahagiaan sejati saya telah pergi/hilang.
Sungguh salah besar bila semua orang memposisikan harta, kuasa, serta kedudukan sebagai kunci meraih kebahagiaan sejati. Kebahagiaan sejati sendiri sejatinya diperoleh dengan cara yang sebenarnya amat mudah sahabat, yaitu dengan bersyukur. Saya memiliki contoh yang saya kutip dari siaran salah satu radio di Jawa Tengah, dimana menyiarkan sejenis siaran motivasi. Jadi begini singkatnya, di suatu desa di pedalaman Indonesia terjadi serangan harimau ganas, lalu ada 2 pemuda pemberani dari desa tersebut yang memberanikan diri menuju hutan untuk langsung memburu harimau yang merisaukan warga desa tersebut. Harimau ganas itu tentu tidak dapat ditaklukkan dengan cara yang mudah, walaupun pada akhirnya kedua pemuda tersebut berhasil membunuhnya.Tetapi apa yang terjadi pada kedua pemuda tersebut pada akhirnya? Pada akhirmya kondisi kedua pemuda tersebut mengalami luka yang cukup parah akibat serangan harimau ganas itu. Salah satu dari kedua pemuda itu kita bisa sebut "X" telah kehilangan ibu jari tangan kanannya, dan pemuda "Y" kehilangan sembilan jari tangannya. Nah, menurut sahabat sekalian siapa pemuda yang lebih bersyukur atas kejadian tersebut? Pemuda X atau Y?
Dan jawabannya adalah pemuda Y yang lebih bersyukur. Kenapa? Karena fokus dari pemuda Y adalah "bersyukur" terhadap apa yang tersisa, yaitu satu jari tangannya, seperti pepatah orang Jawa, UNTUNG, untung jariku masih sisa satu. Lain halnya dengan pemuda X yang fokus pemikirannya adalah pada "kehilangan" satu ibu jari tangan kanannya. Dan dikisahkan selanjutnya bahwa pemuda Y tetap bahagia dan riang walaupun dengan kondisi fisiknya sekarang yang telah tak sempurna, sangat berbeda dengan pemuda X yang banyak mengeluh dan kesusahan dengan kondisi yang dialaminya sekarang.
Sahabat sekalian, tentunya sahabat sekarang sudah mulai tahu kan bagaimana cara memperoleh kebahagiaan sejati dengan tepat. Ya benar, dengan mensyukuri apa yang kita miliki sekarang.
Memang bersyukur itu cukup sulit bagi kebanyakan orang, tetapi kiranya sahabat dapat berlatih mensyukuri apa yang sahabat terima dan miliki sejak sekarang. Karena dengan itu, sahabat tentunya akan memperoleh kebahagiaan sejati.
Terima kasih atas perhatian sahabat sekalian, apabila terdapat kekeliruan dan kesalahan pada artikel ini, saya mohon maaf. Salam HARDWORK ! :D
Silahkan sampaikan komentar sahabat :D
BalasHapus